TUGAS INDIVIDU
KEWIRAUSAHAAN
PK
![]() |
PAPER MARKETING
OLEH:
NAMA : ADE
HERMAWAN
NIM : L111 13 512
JURUSAN ILMU KELAUTAN
FAKULTAS ILMU KELAUTAN
DAN PERIKANAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2015
Pemasaran (bahasa Inggris: marketing) adalah
proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam
kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Proses dalam
pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran.
Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman
barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja
dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki
pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat
tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen
yang dituju.
Strategi
pemasaran
Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting
bagi perusahaan dimana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan
dari sebuah perusahaan. Hal ini juga didukung oleh pendapat Swastha “Strategi
adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah
perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya.”[1]
Sehingga dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan
melalui strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha
kecillah yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat.
Pemasaran menurut W. Y. Stanton pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh
sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga
sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa
memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.
Berdasarkan definisi di atas, proses pemasaran dimulai dari menemukan apa yang
diinginkan oleh konsumen. Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuan yaitu :
- Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan.
- Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.
- Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.
Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan
koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh
faktor-faktor sebagai berikut :
- Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
- Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan
untuk pemasaran : Dari sudut pandang penjual :
- Tempat yang strategis (place),
- Produk yang bermutu (product),
- Harga yang kompetitif (price), dan
- Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut
pandang konsumen:
- Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
- Biaya konsumen (cost to the customer),
- Kenyamanan (convenience), dan
- Komunikasi (comunication).
Dari apa yang sudah dibahas di atas ada beberapa hal
yang dapat disimpulkan, bahwa pembuatan produk atau jasa yang diinginkan oleh
konsumen harus menjadi fokus kegiatan operasional maupun perencanaan suatu
perusahaan. Pemasaran yang berkesinambungan harus adanya koordinasi yang baik
dengan berbagai departemen (tidak hanya di bagian pemasaran saja), sehingga
dapat menciptakan sinergi di dalam upaya melakukan kegiatan pemasaran.
Berikut adalah beberapa pengertian
marketing menurut Kotler dan para ahli lainnya.
Menurut American Marketing Association
dalam Kotler dan Keller (2009:5), “Pemasaran adalah suatu fungsi
organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan, dan
memberikan nilai kepada pelanggan dan untuk mengelola hubungan pelanggan dengan
cara yang menguntungkan organisasi dan pemangku kepentingannya”.
Menurut Hasan (2013:4),
pemasaran adalah proses mengidentifikasi, menciptakan dan
mengkomunikasikan nilai, serta memelihara hubungan yang memuaskan pelanggan
untuk memaksimalkan keuntungan perusahaan. “Pemasaran merupakan salah satu dari
kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh para pengusaha dalam usahanya untuk
mempertahankan kelangsungan hidupnya, untuk berkembang dan mendapatkan laba”.
(Swastha dan Irawan, 2008:5)
Tujuan pemasaran
menurut Hasan (2013:429) mencakup maksimalisasi keuntungan,
memaksimalkan pangsa pasar, memaksimalkan penjualan, meningkatkan citra merek,
meningkatkan kepuasan pelanggan, menyediakan value dan memelihara
stabilitas harga.
Menurut Hasan (2013:436), strategi
pemasaran yang baik harus dibangun atas dasar pemahaman bisnis yang
kuat, dikombinasikan dengan pemahaman kebutuhan dan keinginan pelanggan,
pesaing dan skills, dan core bisnis termasuk dengan para
pemasok dan distributor. Di semua tipe bisnis, tiga langkah berikut ini dapat
membantu dalam mencapai keberhasilan:
1.
Pelajari pelanggan dan pasar untuk mengetahui produk dan jasa apa yang dapat
menciptakan nilai ekonomis.
2.
Kembangkan segmentasi yang mencerminkan daya tarik ekonomis bagi pelanggan.
3.
Kembangkan nilai yang jelas bagi setiap segmen.
“Kesuksesan finansial sering
bergantung pada kemampuan pemasaran. Finansial, operasi, akuntansi, dan fungsi
bisnis lainnya tidak akan berarti jika tidak ada cukup permintaan akan produk
dan jasa sehingga perusahaan bisa menghasilkan keuntungan. Harus ada pendapatan
agar laba didapat”. (Kotler dan Keller, 2009:4)
“Proses penerapan strategi
pemasaran mengharuskan marketer untuk mengidentifikasi kebutuhan dan
keinginan pelanggan – pasar sasaran, memuaskan pelanggan (lebih tinggi dari
pesaing), dan menjaga pelanggan sebagai sarana untuk keberlanjutan profit”. (Hasan,
2013:4)
Berdasarkan pengertian di atas
dapat disimpulkan bahwa pemasaran adalah proses pencarian atas apa yang
diinginkan dan dibutuhkan konsumen, menyediakan barang atau jasa untuk memenuhi
keinginan dan kebutuhan tersebut dan mengkomunikasikan nilai barang atau jasa
serta penciptaan hubungan dengan pelanggan sehingga dapat menciptakan kepuasan
bagi pelanggan dan memberikan laba bagi perusahaan yang bersangkutan.
DAFTAR
PUSTAKA
Hasan, Ali. 2013. Marketing Dan Kasus-Kasus Pilihan.
Yogyakarta: Caps
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen
Pemasaran.
Jilid 1.
Edisi ke 13. Diterjemahkan oleh: Bob Sabran. Jakarta: Erlangga
Swastha, Basu dan Irawan. 2008. Manajemen Pemasaran
Modern.
Yogyakarta: Liberty Offset
